Untuk ujian praktik kelas 9 mata pelajaran Agama dan Bahasa Indonesia kami ditugaskan untuk menanam tumbuhan. Kelompok Vina dan Vania memilih untuk menanam kangkung, dikarenakan kangkung mudah untuk tumbuh dan mudah untuk dirawat. Saat menanam kangkung kami berharap supaya kangkung kami dapat tumbuh dengan baik, dan sehat. Menanam kangkung juga mengajarkan kami untuk merawat dan menyayangi mahluk hidup ciptaan Tuhan.Menanam Kangkung
Penanaman pertama kami dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2026, dan kami akan merawatnya selama 22 hari. Pada hari penanaman kami menanamnya dengan penuh semangat, kami sangat excited untuk menanam kangkung. Saat menanam kangkung kami terhambat karena tanah yang kami gunakan kering, namun kami menemukan solusinya. Untuk mengatasi tanah yang kering, kami menyirami tanah dengan air sebelum kami menanam kangkung.
Hari pertama dan kedua kangkung kami belum tumbuh, namun pada hari ketiga kangkung kami sudah tumbuh, kira-kira 0,5 cm karena baru tumbuh menjadi bibit. Pada hari ketiga kami bersama-sama untuk menyiram tanaman dan melihat tanaman. Kami merasa senang saat mengetahui kangkung kami telah tumbuh menjadi bibit kangkung. Selama kami menanam kangkung kami merasa senang melihat kangkung kami tumbuh dengan baik, namun sayangnya saat masa perawatan kangkug, kangkung Vania sedikit layu, hal ini disebabkan karena kurang disiram. Walau begitu Vania tetap semangat untuk merawatnya dan Vania yakin bahwa tanamannya akan tumbuh kembali dengan baik.
Saat masa perawatan kami jarang untuk menyiram tanaman karena belakangan ini cuacanya cenderung hujan maka dari itu kami mengurangi ktivitas menyiram sesuai kondisi. Dalam masa perawatan kami diajarkan unuk sabar menunggu kangkung tumbuh. Supaya kangkung tumbuh kami harus merawatnya dengan baik, mulai dari pemberian pupuk, memastikan tanaman kami terkena matahari, dan menyiram tanaman bila hujan tak datang. Namun perawatan yang cukup tanpa komitmen tidaklah cukup, kami berkomitmen untuk merawatnya dengan baik agar kami dapat mrnikmatinya nanti.
Kesulitan yang kami alami tidak begitu banyak, yang saya alami adalah beberapa kangkung layu karena terlalu sering terkena sinar matahari. Dari menanam kangkung kami belajar bahwa merawat sesuatu butuh konsisten dan ketekunan. Saya juga belajar untuk lebih menyayangi ciptaan Tuhan.
.jpeg)

Komentar